Selasa, 26 Maret 2013

KESEHATAN MENTAL


Kesehatan Mental
            Konsep sehat menurut Masyarakat awam mendefinisikan sehat sebagai keadaan yang enak , nyaman dan bahagia . Dan dapat melakukan pekerjaan sehari – hari dalam kondisi yang prima. Sedangkan sakit di definisikansebagai keadaan tubuh yang mengalami gangguan fisik sehingga timbul rasa dan perasaan yang tidak mengenakan , tidak nyaman dan tidak bisa melakukan pekerjaan sehari- hari .Konsep sehat sakit ini mengakar pada masyarakat luas dan berlaku bagi berbagai kalangan (pria dan wanita), dewasa dan anak-anak .

              Menurut para halinya konsep sehat menurut Parkins (1938) adalah suatu keadaan seimbang yang dinamis antara bentuk dan fungsi tubuh dan berbagai faktor yang berusaha mempengaruhinya. Menurut White (1977) Sehat adalah suatu keadaan di mana seseorang pada waktu diperiksa tidak mempunyai keluhan ataupun tidak terdapat tanda-tanda suatu penyakit dan kelainan. Menurut Pepkin’s Sehat adalah suatu keadaan keseimbangan yang dinamis antara bentuk tubuh dan fungsi yang dapat mengadakan penyesuaian, sehingga dapat mengatasi gangguan dari luar. Kesehatan manusia dipengaruhi oleh 6 faktor yaitu : 1. Udara 2. Air 3. Makanan dan Minuman 4. Keseimbangan Emosi 5. Olahraga Teratur 6. Istirahat Cukup.
Ø  Konsep sehat berdasarkan:

1.      Dimensi Emosi:
Emosional sehat tercermin dari kemampuan seseorang untuk mengekspresikan     emosinya, misalnya takut, gembira, kuatir, sedih dan sebagainya. Dan sehat emosional adalah seseorang yang dapat menjaga atau mengontrol amarahnya ketika dia sedang kesal.
2.      Dimensi Intelektual:

Dikatakan sehat  secara intelektual yaitu jika seseorang memiliki                         kecerdasan dalam kategori yang baik mampu melihat realitas. Memilki nalar yang baik dalam memecahkan masalah atau mengambil keputusan.
     3.    Dimensi Sosial
Sehat yang dimana orang tersebut memiliki jiwa social yang baik. Dapat Nampak         baik apabila seseorang mampu berhubungan dengan orang lain atau kelompok lain secara baik, tanpa membedakan ras, suku, agama atau kepercayan, status sosial, ekonomi, politik, dan sebagainya, serta saling toleran dan menghargai.


   4.     Dimensi Fisik
Sehat secara fisik yaitu sehat yang orang tersebut tidak mengalami cacat atau   sebagainya. Terwujud apabila sesorang tidak merasa dan mengeluh sakit atau tidak adanya keluhan dan memang secara objektif tidak tampak sakit. Semua organ tubuh berfungsi normal atau tidak mengalami gangguan.
  5.     Dimesi Mental
                      Kesehatan mental (jiwa) mencakup 3 komponen, yakni pikiran, emosional, dan                                     spiritual  :
                        a.  Pikiran sehat tercermin dari cara berpikir atau jalan pikiran.
                        b.Emosional sehat tercermin dari kemampuan seseorang untuk mengekspresikan                    emosinya, misalnya takut, gembira, kuatir, sedih dan sebagainya.
c.spiritual sehat tercermin dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasa     syukur, pujian, kepercayaan dan sebagainya terhadap sesuatu di luar alam fana ini, yakni Tuhan Yang Maha Kuasa (Allah SWT dalam agama Islam). Misalnya sehat spiritual dapat dilihat dari praktik keagamaan seseorang.
Dengan perkataan lain, sehat spiritual adalah keadaan dimana seseorang  menjalankan  ibadah dan semua aturan-aturan agama yang dianutnya.
6.     Dimensi Spiritual
Sehat yang sangat penting juga sehat tidaklah hanya jasmani, sehat dalam rohani pun juga  sangat penting.Spiritual sehat terlihat dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasa syukur, pujian, kepercayaan dan sebagainya terhadap sesuatu di luar alam fana ini, yakni Tuhan Yang Maha Kuasa (Allah SWT dalam agama Islam). Misalnya sehat spiritual dapat dilihat dari praktik keagamaan seseorang.
Dengan perkataan lain, sehat spiritual adalah keadaan dimana seseorang menjalankan  ibadah dan semua aturan-aturan agama yang dianutnya.

Sejarah kesehatan mental
Sejarah kesehatan mental ini tidak sejelas sejarah ilmu kedokteran. Terutaman karena masalah mental bukan merupakan masalah fisik yang dengan mudah dapat diamati dan dilihat.  Berbeda dengan gangguan fisik yang dapat dengan relative mudah dideteksi, orang yang mengalami gangguan kesehatan mental sering kali tidak terdeteksi, sampai anggota keluarganya sendiri. Karena mereka sehari-hari hidup bersama hingga tingkah laku yang mengidentifikasi gangguan mental,dianggap sudah biasa.
Kata kunci kesehatan mental adalah :
o   Dukun
o   Supranatural
o   Roh
o   Sihir
o   Irasional
o   Therapeutic optimism
o   Therapeutic pessimism
o   Sakit mental
Pandangan masyarakat saat itu menganggap bahwa oyang yang mengalami gangguan mental adalah karena mereka di masuki oleh roh-roh yang ada disekitar. Mereka dianggap melakukan kesalahan kepada roh-roh atau menjadi medium dari roh-roh untuk menyatakan keinginannya. Oleh karna itu, mereka sering kali tidak dianggap sakti, sehingga mereka di singkirkan di buang serta masih mendapatkan tempat dalam masyarakat.
Sejarah kesehatan mental di Eropa, khususnya Inggris, agak sedikit berbeda. Sebelum abad ke-17 orang gila disamakan dengan penjahat/ kriminal sehingga mereka dimasukkan ke dalam penjahat.
John Loeke dalam tulisannya yang berjudul An Essay Concerning Understanding, menyatakan bahwa terdapat derajat kegilaan dalam diri sendiri setiap orang yang disebabkan oleh emosi yang memaksa orang untuk memunculkan ide-ide salaha dan tidak masuk akal secara terus menerus. Kegilaan adalah ketidakmampuan akal untuk mengeluarkan gagasan yang berhubungan dengan pengalaman secara tepat. Pandangan john Locke ini bertahan di Eropa sampai abad ke-18.
Berdasarkan sejarah kesehatan mental disimpulkan bahwa ternya pandanga masyarakat terhadap apa yang disebut sebagai sakit mental/ sakit jiwa/ gangguan mental ternya berbeda-beda dan mengalami perkembangan dari waktu ke waktu.
Sejarah kesehatan mental merupakan cerminan pandangan masyarakat terhadap gangguan mental dan perlakuan yang diberikan. Ada beberapa pandangan masyarakat terhadap gangguan mental di dunia barat,antara lain:
·         Akibat kekuatan supranatural
·         Dirasuki oleh roh/ setan
·         Dianggap kriminal karena memiliki derajad kebinatangan yang besar
·         Dianggap sakti
·         Merupakan reaksi terhadpa tekanan/stress, merupakan perilaku maladatip
·         Melarikan diri dari tanggung jawab

Pendekatan kesehatan mental
1.Orientasi Klasik
Hilangnya gejala gangguan mental, penyembuhan konflik trauma masa lalu. Terhindarnya individu dari gejala gangguan jiwa(neurosis) dan gejala penyakit jiwa( psikosis), berupa simptom-simptom negatif yang menimbulkan rasa tidak sehat,dan bisa mengganggu efisiensi yang biasanya tidak bisa dikuasai individu.
Kelemahan dari Orientasi ini adalah :
a. Simptom-simptom bisa terdapat juga pada individu normal
b. Rasa tidak nyaman dan konflik bisa membuat individu berkembang dan  memperbaiki diri.
c. Sehat atau sakit tidak bisa didasarkan pada ada atau tidaknya keluhan.

2.Penyesuaian Diri
Kemampuan menyesuaiakan diri dg tuntutan diri sendiri & norma sosial , belajar respon adaptif. Penyesuaian diri (Menninger,1947) : perubahan dalam diri yang diperlukan untuk mengadakan hubungan yang memuaskan dengan orang lain/lingkungan.
Individu bermasalah : apabila tidak mampu menyesuaikan diri terhadap tuntutan dari luar dirinya, dengan kondisi baru serta dalam mengisi peran yang baru.
Normal dalam Orientasi ini :
a) Normal secara statistik : yaitu apa adanya.
b) Normal secara normatif : individu bertingkah laku sesuai budaya setempat.

3.Pengembangan Potensi
Pengetahuan dan perbuatan yang tujuannya untuk mengembangkan dan memanfaatkan segala potensi dan bkat yang ada semaksimal mungkin sehingga membawa pada kebahagiaan diri dan orang lain serta terhindar dari gangguan penyakit jiwa. Tokohnya: Maslow. Allport,Rogers, Fromm.
Kriteria mental sehat dalam orientasi ini :
a. Punya pedoman normatif pribadi( bisa memilih apa yang baik dan menolak yang buruk)
b. Menunjukan otonomi independen , mawas diri dalam mencari nilai-nilai pedoman. 

Teori-teori kepribadian sehat menurut aliran:
1.Aliran psikoanalisa
Psikoanalisis adalah cabang ilmu yang dikembangkan oleh sigmun freud dan para pengikutnya. Pada dasarnya manusia di tentukan oleh energy psikis dan pengalaman-pengalaman diri. Kepribadian sehat menurut psikoanalisa adalah :
·         Manusia di dorong oleh dorongan seksual agresif
·         Perkembangan dini penting karena msalah-masalah kepribadian berakar pada konflik-konflik masa kanak-kanak yang depresi
·         Motif –motif dan konfliktidak sadar adalah sentral dalam tingkah laku sekarang
·         Manusia sebagai homo valens dengan berbagai dorongan dan keinginan
·         Individu bersifat egois, tidak bermoral dan tidak mau tahu kenyataan
Dalam aliran psikoanalisis manusia adaah korban dari tekanan konflik dan biologis pada masa kanak-kanak.

2.Aliran behaviorisme
Manusia tidak di anggap memiliki sikap diri sendiri. Kepribadian sehat aliran behaviorisme yaitu :
o   Mementingkan faktor lingkungan
o   Sifatnya mekanis
o   Mementingkan masa lalu
o   Menekankan pada faktor bagian
o   Menekankan pada tingkah laku yang nampak dengan mempergunakan metode obyektif




3.Aliran humanistic
Dalam aliran humanistic bersifat optimistic, menjadi lebih baik dan berharap pada individu. Setiap manusia mampu untuk menjadi yang lebih bai. Setiap individu dapat mengatasi masalah atau kejadian buruk dalam masa lalunya.

Pendapat para tokoh  psikologi tentang kesehatan mental menurut teori dan alirannya
1.Pendapat Allport
Menurut allport orang yang tidk sehat dan normal mempunyai fungsirasional dan sadar, mampu ngengontrol kekuatan yang memotivasikan dirinya. Allport juga berpendapat bahwa kepribadian sehat terarah kpd orang lain, jadi orang yang matang terlibat secara aktif dan terikat pada sesuatu atau seseorang di luar diri. Orang yang sehat bisa mencintai dan memperluas dirinya ke dalam hubungan yang penuh perhatian dengan orang lain, pertumbuhan dan pemenuhan orang lain sama pentingnya dengan pertumbuhan dan perkembangan dirinya sendiri.

2.Pendapat Rogers
Carl rogers adalah seorang psikolog yang terkenal dengan pendekatan terapi klinis yang berpusat pada klien. Orang yang sehat menurut Rogers adalah orang yang bisa mengaktualisasikan dirinya. Maksud dari aktualisasi diri adalah suatu proses yang sulit dan terkadang menyakitkan. Manusia yang sadar dan rasional tidak lagi dikontrol oleh peristiwa kanak-kanak seperti yang di ajukan oleh aliran Freudian, misalnya Toilet training, penyapihan ataupun pengalamn seksual sebelumnya.

3. Pendapat Abraham Maslow
Psikologi humanistik adalah aliran dari Abraham Maslow. Ia percaya bahwa setiap orang memiliki keinginan yang kuat untuk merealisasikan potensi-potensi dalam dirinya untuk mencapai tingkatan aktualisasi diri. Mrnurut Abraham Maslow cirri-ciri kepribadian yang sehat adalah sebagai berikut:
o   Menerima realitas secara tepat
o   Menerima diri dan orang lain apa adanya
o   Bertindak secara spontan dan alamiah, tidak dibuat-buat
o   Memusatkan pada masalah-masalah bukan pasa perorangan
o   Memiliki kekuasaan dan tidak bergantung pada orang lain
o   Memiliki ruang untuk diri pribadi
o   Menghargai dan tebuka akan pengalaman-pengalaman dan kehidupan baru
o   Memiliki pengalaman-pengalaman yang memuncak
o   Memiliki indentitas sosial dan minat sosial yang kuat
o   Mamiliki relasi yang akrab dengan beberapa teman
o   Mengarah pada nilai-nilai demokratis
o   Memiliki nilai-nilai moral yang tangguh
o   Memiliki rasa humor yang tinggi
o   Menemukan hal-hal beru, ide-ide segar dan kreatif
o   Memiliki integritas tinggi yang total

4.Pendapat Erich fromm
Menurut Erich Fromm kepribadian yang sehat adalah pribadi yang memiliki orientasi produktif. Fromm melihat kepribadian hanya sebagai suatu produk kebudayaan. Kesehatan jiwa harus di definisikan menurut bagaimana baiknya masyarakat menyesuaikan diri dengan kebutuhan-kebutuhan dasar semua individu, bukan menurut bagaimana baiknya individu menyesuaikan diri dengan masyarakat.

Daftar Pustaka
Schultz, Duane. 1991. Psikologi Pertumbuhan. Yogyakarta: Kanisius.
Dra. Siti Sundari HS. M.Pd, 2005. Kesehatan Mental. Jakarta: Rineka Cipta.
Psikologi Kepribadian I, Calvin S. Hall & Gerdner Lindzey





Tidak ada komentar:

Posting Komentar